Description: Tipe Unsur Titik Kedalaman dibuat pada tahun 2026 dengan data yang bersumber dari Data Batimetri skala besar Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai di Wilayah Strategis Kalimantan Selatan Tahun 2025 dan data Batnas. Tujuan pekerjaan adalah untuk menyediakan peta dasar tergeneralisasi Skala 1:25.000, 1:50.000, 1:250.000, 1:500.000, 1:1.000.000 sebagai bagian dari penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar secara sistematis di seluruh wilayah Indonesia, sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Metode generalisasi menggunakan prinsip seleksi dan eliminasi, penghalusan, simplifikasi dan klasifikasi.
Service Item Id: cdfe29f50aed4a4bbe23bb12e4269bfe
Copyright Text: Direktorat Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai - Badan Informasi Geospasial
NIKDLM
(
type: esriFieldTypeDouble, alias: Nilai Kedalaman
)
MTDSDG
(
type: esriFieldTypeInteger, alias: Metode Perolehan Data Perum
, Coded Values:
[1: Echo-sounder]
, [2: Side Scan Sonar]
, [3: Multibeam]
, ...11 more...
)
QUASOU
(
type: esriFieldTypeInteger, alias: Kualitas Data Pemeruman
, Coded Values:
[1: Diketahui]
, [2: Tidak diketahui]
, [3: Nilai kedalaman kurang dari yang tertera]
, ...8 more...
)
Description: Garis pantai skala 1:25.000 mencakup garis pantai pasang tertinggi, garis pantai indikasi pasang tertinggi, garis pantai muka laut rata-rata, dan garis pantai surut terendah, garis penutup pasang tertinggi, garis penutup muka laut rata-rata, garis penutup surut terendah. Garis pantai skala 1:25.000 diperoleh dari hasil generalisasi garis pantai skala 1:5.000. Proses generalisasi garis pantai meliputi tahapan seleksi dan eliminasi, agregasi, simplifikasi, dan penghalusan. Tahapan seleksi dan eliminasi dilakukan untuk garis pantai yang membentuk pulau kecil dengan luasan kurang dari 156,25 m2, kecuali yang telah memiliki nama rupabumi baku yang terdapat pada Gazeter Republik Indonesia (GRI). Agregasi dilakukan untuk garis pantai yang panjang segmennya kurang dari 12,5m.Simplifikasi dilakukan untuk seluruh segmen garis pantai dengan metode Retain Critical Bends (Wang-Muller) dengan parameter 12,5m.Penghalusan dilakukan pada garis pantai bukan lingkungan terbangun (non urban) dengan metode Polynomial Approximation with Exponential Kernel (PAEK) dengan parameter 12,5m.
Service Item Id: cdfe29f50aed4a4bbe23bb12e4269bfe
Copyright Text: Direktorat Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai Badan Informasi Geospasial
NAMOBJ
(
type: esriFieldTypeString, alias: Nama Objek, length: 50
)
JNSOBJ
(
type: esriFieldTypeInteger, alias: Jenis Garis Pantai
, Coded Values:
[1: Garis Pantai Pasang Tertinggi]
, [2: Garis Pantai Muka Laut Rata-rata]
, [3: Garis Pantai Surut Terendah]
, ...4 more...
)
TIPGPN
(
type: esriFieldTypeInteger, alias: Tipe Garis Pantai
, Coded Values:
[1: Highest Astronomical Tide (HAT)]
, [2: Mean High Water Springs (MHWS)]
, [3: Mean Sea Level (MSL)]
, ...3 more...
)
Description: Tipe Unsur Kontur Kedalaman dibuat pada tahun 2026 dengan data yang bersumber dari Data Batimetri skala besar Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai di Wilayah Strategis Kalimantan Selatan Tahun 2025 dan data Batnas. Tujuan pekerjaan adalah untuk menyediakan peta dasar tergeneralisasi Skala 1:25.000, 1:50.000, 1:250.000, 1:500.000, 1:1.000.000 sebagai bagian dari penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar secara sistematis di seluruh wilayah Indonesia, sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Metode generalisasi menggunakan prinsip seleksi dan eliminasi, penghalusan, simplifikasi dan klasifikasi.
Service Item Id: cdfe29f50aed4a4bbe23bb12e4269bfe
Copyright Text: Direktorat Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai - Badan Informasi Geospasial
Color: [0, 197, 255, 255] Background Color: N/A Outline Color: N/A Vertical Alignment: bottom Horizontal Alignment: left Right to Left: false Angle: 0 XOffset: 0 YOffset: 0 Size: 8 Font Family: Times New Roman Font Style: italic Font Weight: normal Font Decoration: none
Description: Tipe Unsur Area Kedalaman dibuat pada tahun 2026 dengan data yang bersumber dari Data Batimetri skala besar Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai di Wilayah Strategis Kalimantan Selatan Tahun 2025 dan data Batnas. Tujuan pekerjaan adalah untuk menyediakan peta dasar tergeneralisasi Skala 1:25.000, 1:50.000, 1:250.000, 1:500.000, 1:1.000.000 sebagai bagian dari penyelenggaraan Informasi Geospasial Dasar secara sistematis di seluruh wilayah Indonesia, sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Metode generalisasi menggunakan prinsip seleksi dan eliminasi, penghalusan, simplifikasi dan klasifikasi.
Service Item Id: cdfe29f50aed4a4bbe23bb12e4269bfe
Copyright Text: Direktorat Pemetaan Rupabumi Wilayah Laut dan Pantai - Badan Informasi Geospasial